Quote of the day
 
Give a man a fish, you'll feed him for one day. Teach a man to fish, you feed him for a lifetime.
Chineese Proverb

Etika dalam Blogging

Knowledge, My Phyloshopy 5 Comments »

Blogging di Indonesia sudah menjadi fenomena yang menjamur, hampir setiap netters memiliki blognya sendiri sekarang. Yang ditulis pun bermacam2, Mulai dari kejadian sederhana sehari-hari, informasi ringan, sampai dengan tulisan yang dibuat dengan reGling (research by Googling :D, istilah saya sendiri) ditulis di dalam blog.

Terkadang kita blogging sambil terus mencurahkan isi hati, pemikiran bahkan tak jarang ideologi kita, tanpa memikirkan dampak atau efek apabila tulisan kita terbaca oleh orang. Sebagaimana halnya bersosialisasi, blogging juga membutuhkan etika untuk menjaga kenyaman dua belah pihak, baik writers maupun readers. Meskipun tidak pernah ada aturan tertulis mengenai etika dalam ngeBlog, namun ada beberapa pihak - sumber saya adalah WebBlog Lisa William (seorang jurnalis yang juga menjadi blogger, seorang aktivis etika blogging) - yang sudah mencoba menjabarkan beberapa aturan dalam Blogging, untuk meminimalisasi efek yang tidak diinginkan dari tulisan kita. Saya coba mengartikan beberapa point yang dia maksud di sini, dengan pemahaman saya :

  1. Kindness/ketulusan, menulislah dengan kepala dingin. Cobalah untuk seobjektif mungkin dalam menulis tanpa memojokkan atau memaki-maki pihak tertentu. Di luar negeri, tulisan dalam WebBlog sudah bisa menjadi bukti untuk tuduhan penghinaan. Bukan menghalangi berkritik, namun menyampaikan protes pun tetap bisa disampaikan dengan bahasa dan tutur kata yang baik, tanpa melibatkan nama-nama penghuni kebun binatang. Pun bila anda memang tidak tahan, cobalah untuk membuat blog anda menjadi private blogging (taruhlah password untuk post anda yang tidak mengenakkan dan sensitif, agar tak semua orang dapat menemukan artikel anda). Mencantumkan semua sumber link, baik yang medukung maupun menyanggah pernyataan anda juga merupakan bentuk objektifitas yang baik dalam menulis blog.
  2. Corrections/koreksi, anda berani menulis, maka menjadi kewajiban anda untuk melakukan koreksi terhadap tulisan anda bila ternyata di masa depan terbukti anda menyebarkan informasi yang salah, apalagi yang bersifat fakta.
  3. Hormati Privasi Orang lain, pikirkan baik-baik sebelum menulis blog. Pastikan bahwa apa yang anda tulis mengenai orang lain/institusi bukan merupakan privasi mereka. Pikirkan apa pikiran dan perasaan orang tersebut bila mereka membaca blog anda. Ingatlah bila anda menulis di blog, kemungkinan terbuka lebar untuk setiap orang membaca tulisan anda, termasuk orang/institusi yang anda tulis. Ada beberapa hal yang sebaiknya tetap dirahasiakan atau diungkapkan secara tersirat tanpa memberi petunjuk apalagi menunjuk langsung ke nama/institusi tertentu.
  4. Linking. hormatilah sumber tulisan anda. bila anda telah melakukan reGling sebelumnya, jangan lupa mencantumkan linknya. Bila anda melakukan quoting, jangan lupa untuk menyebutkan sumbernya. Anda tentunya juga tidak mau bila tulisan anda di kemudian hari muncul di blog lain seolah2 orang tersebut yang menulis. Dan usahakan untuk memberikan describe terhadap link anda, dan hindari penulisan URL langsung (gunakan tulisan berupa deskripsi sumber lalu berikan link, karena yang penting adalah acknowlegment anda terhadap sumber tulisan, bukan URLnya - ini juga akan menunjukkan kapasitas intelektual anda sebagai penulis)
  5. Fair Use/Penggunaan yg wajar. jangan melakukan posting beberapa artikel hanya untuk menegaskan atau membahas masalah yang sama. Usahakan update artikel anda yang lama - kecuali ada fakta terbaru (dan bila pun iya, jangan lupa bubuhkan link ke artikel anda yang lama) -, atau buat artikel anda menjadi beberapa bagian, dengan membubuhkan nomor part artikel pada titel artikel. Copy/paste artikel orang lain tanpa memberikan effort tambahan juga merupakan tindakan abusif terhadap karya cipta orang lain walaupun anda menuliskan sumbernya. Setidaknya bila anda mencopy/paste dari artikel lain, berikanlah pendapat anda sendiri mengenai artikel itu, dan coba berikan tambahan. Sudah tak terhitung beberapa kali saya menemukan artikel kembar di halaman blogger2 Indonesia, dan sedihnya banyak sekali diantaranya yang tidak mencantumkan sumber (sudah copy/paste, tidak menghargai sumbernya).
  6. Standar Journalism efforts. tetapkan standar jurnalistik dalam artikel anda. berhati-hatilah dalam menulis fakta, karena bila anda menulis sesuatu bersifat fakta, terkadang reGling tidak cukup. Cobalah untuk mencari literatur lain berupa buku atau ensiklopedi terpercaya untuk dijadikan dasar fakta anda. Bila berupa pendapat, tegaskan bagian mana yang merupakan pendapat anda atau pendapat orang lain. Bila yang anda tulis adalah fakta yang sifatnya masihh spekulasi, maka tegaskan juga bahwa anda masih tidak yakin.
  7. Comments policy/kebijakan comments. dalam menerima comments dalam artikel, anda harus memiliki kebijakan yang etika samadalam anda menulis artikel. Segala macam komen yang bersifat mengancam atau menghina, baik ditujukan pada anda atau orang lain tidak sepantasnya berada di blog anda. Bila ada comments yang menunjukkan fakta baru, anda sebaiknya segera melakukan crosscheck terhadap bukti/fakta baru tsb.
  8. Transparency. Aturan dan kebijakan anda dalam blogging sebaiknya diungkapkan dalam bentuk link pada sidebar, terutama apabila blog anda merupakan blog dengan multi-authors. Apabila anda blog anda adalah blog pribadi, perkenalkan diri anda dalam satu page khusus dan beri link ke page tersebut di sidebar. Dengan memperkenalkan diri anda, secara tidak langsung anda telah bertanggung jawab terhadap segala bentuk tulisan yang anda publish di blog anda.

Beberapa poin di atas, tentu saja belum dapat mencakup aturan yang rumit dalam lingkungan sosialisasi maya yang besar dalam blogging di internet. Topik mengenai etika dalam blogging merupakan topik yang kebanyakan dihindari, mengingat kekuatan terbesar blogging adalah kebebasannya. Namun -sesuai dengan tulisan Rebbeca Pocket, penulis buku ‘Weblog HandBook:Practical Advice on Creating and Maintaning your Blog‘ - kekuatan terbesar blog ini suatu saat dapat menjadi bumerang bagi keberadaan blog, bahkan internet, sebagai sumber informasi alternatif bagi khalayak ramai. Bila weblog menjadi sumber informasi yang kebablasan, bukan tidak mungkin segala tulisan resmi (e.g. skripsi, penulisan ilmiah, atau sekedar artikel sederhana di koran) akan ditertawakan bila menggunakan blog sebagai sumbernya.

Oleh karena itu, mari kita coba budayakan blogging yang ramah, sopan objektif dan transparan, sesuai dengan standar jurnalistik yang baik, walaupun blog anda hanya sekedar mengungkapkan kejadian sehari-hari dalam hidup anda. :)

sumber dan referensi :

Dari tehnikal menjadi konseptual

Knowledge, My Phyloshopy 1 Comment »

Sudah hampir dua bulan saya berkecimpung di dunia e-learning dan bisnis IT. Ada satu hal yang menarik bagi saya, dimana menurut saya adalah suatu hal yang menarik untuk dipaparkan karena berkaitan dengan generalisasi pola pikir manusia.

Dua tipe pola pikir dasar manusia dalam memahami suatu permasalahan, yaitu konseptual dan tehnikal/praktikal.

Tipe konseptual adalah tipe pemikir yang melihat suatu masalah dari scope besar, dari sisi arsitektural dan perencanaan. Biasanya tipe-tipe ini menjadi seorang pemimpin yang memiliki tanggung jawab mengambil keputusan strategis (executive decision). Seorang pemikir konseptual akan dituntut pemikirannya di awal kegiatan untuk perencanaan dan grand design dari suatu kegiatan. Seorang tipe konseptual akan berpikir mengenai hal-hal baru/invention dan pada umumnya memiliki creation-value yang tinggi, tetapi mungkin kesulitan untuk mewujudkannya. Disinilah seorang yang berpemikiran praktikal berperan.

Seorang berpikiran praktikal mungkin tidak suka ketika dijelaskan secara konsep. Seringkali ketika dijelaskan konsep, mereka lalu bertanya ‘Prakteknya di lapangan ntar gimana?’. Namun percaya atau tidak, sebenarnya merekalah orang yang benar-benar mengerti keadaan lapangan, dan kemungkinan implementasi konsep menjadi kenyataan. Seorang konseptualis tanpa praktisi akan percuma, sedangkan seorang praktisi yang berjalan sendiri tanpa pemikiran konseptual pada umumnya akan kacau di tengah jalan karena tidak ada perencanaan yang baik.

Contoh sederhana dari hubungan antara Konseptualis dan Praktisi lapangan :

  • Arsitek dan Civil Engineer
  • System Analyst dan Project Manager

dan masih banyak contoh lainnya.

Yang perlu digaris bawahi, banyak di kalangan IT indonesia ternyata berasal dari kalangan Praktisi (termasuk saya). Ketika diajak berpikir konsep, praktisi IT indonesia mulai malas karena berpikir betapa luasnya scope pekerjaan dan sulitnya pengaplikasian lapangan. Namun lambat laun, sesuai dengan jam terbang, seorang praktisi akan bisa menjadi seorang konseptualis dengan bertambahnya pengalaman, error rate, dan ditambah keinginan, tentunya. Setidaknya bila kita jadi praktisi, jadilah praktisi yang terbuka terhadap pemikiran konsep.

Peran Antagonis dalam hidup…. perlu ngga?

My Phyloshopy No Comments »

Sebuah film, drama atau permainan seni peran selalu mengetengahkan berbagai macam sifat dan perilaku karakter manusia yang berbeda-beda. Dan sesuai dengan yin dan yang kehidupan, hitam putih sifat manusia dibagi jadi tokoh protagonis dan antagonis. Jelas, antagonis adalah calon tokoh yang akan dibenci dan dicaci maki, karena dia biang dari semua masalah dan konflik dalam dramanya.

Dalam drama, tokoh antagonis muncul untuk memudahkan audiens untuk memahami situasi dan dengan gampang menunjuk penyebab masalah/konflik dalam cerita. Kemunculan tokoh antagonis sebagai kambing hitam, sebab musabab segala masalah dan tempat tampungan caci maki penikmat cerita.

Sempat jadi renungan saya, bagaimana kalau dalam sebuah cerita tidak ada tokoh antagonisnya? Bayangkan cerita Keong Mas tanpa Buto Ijo, cerita Cinderella tanpa ibu dan saudari2 tirinya, cerita Bawang putih tanpa bawang merah. HAMBAR? ya, mungkin. Tapi yang timbul di benak saya adalah satu hal… “Tokoh2 protagonis dlm cerita2 itu mengalami penderitaan yang begitunya tanpa ada penyebab yang jelas karena tokoh antagonisnya hilang…. siapa yang akan kita salahkan atas penderitaan mereka?” Read the rest of this entry »

Hang On there Brother…

My Phyloshopy No Comments »

Hang on there Brother..
The fight is not Over…
Long still the road ahead we must go trough…
Lot still the work we must do…

So Hang on there My friend
our life has just begin…
And we all need you till the end…

And get well soon fellow…
And get out of that hollow…
And rest assure the we R praying 4 ur health….
Always…

The World is Getting Old…

My Phyloshopy No Comments »

The World is Getting Old…
Waiting to inhale his Last breath…
And hear as he draw his every last breath…
it’s a breath of a nature vengeance…

The world it’s getting old..
he’s tryin to pass on his wisdom to men…
so He warn them…
by his breath’s whispers….

So will we learn?
shall we accept his knowledge?
but we are stubborn donkeys who could never learn
so no wonder the World still preaching on us..

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Login